- RTS Ekspedisi
- Nov 1, 2025
- TIPS
Tips Kirim Barang Impor ke Marketplace Tanpa Ribet – Bagi pelaku UMKM dan reseller online, memahami cara kirim barang impor ke marketplace adalah langkah penting agar bisnis berjalan lancar. Dengan sistem yang tepat, Anda bisa mengirim dari supplier luar negeri langsung ke gudang marketplace tanpa repot urus logistik satu per satu.

Mengapa Perlu Kirim Barang Impor Langsung ke Marketplace?
Marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop kini memiliki sistem pergudangan yang memudahkan seller menyimpan stok. Dengan mengirim langsung ke gudang marketplace, Anda mendapatkan keuntungan seperti:
- Proses pengiriman ke pembeli jadi lebih cepat dan otomatis.
- Tidak perlu repot menyimpan barang di rumah atau gudang pribadi.
- Meningkatkan kepercayaan pembeli karena status “dikirim dari gudang resmi”.
- Mempermudah manajemen stok antar platform jualan.
Namun, banyak pebisnis yang belum tahu cara mengatur alur impor agar bisa langsung masuk ke sistem marketplace. Di sinilah strategi logistik memainkan peran penting.
Langkah Awal: Pilih Sistem Pengiriman yang Tepat
Sebelum mengirim barang impor ke marketplace, Anda harus menentukan sistem pengiriman yang sesuai kebutuhan:
- Air Freight – cocok untuk barang kecil atau pengiriman cepat.
- Sea Freight – lebih hemat biaya untuk volume besar.
- Door-to-Door Service – pengiriman langsung dari supplier ke alamat tujuan di Indonesia tanpa repot urus bea cukai.
Bagi UMKM, opsi door-to-door paling disarankan karena semua proses — dari bea cukai hingga pengantaran — sudah ditangani oleh jasa forwarder profesional seperti RTS.
Cara Menghubungkan Supplier ke Gudang Marketplace
Setelah sistem pengiriman ditentukan, Anda perlu mengatur agar barang dikirim langsung ke gudang marketplace (Shopee, Tokopedia, atau TikTok Shop). Berikut langkah-langkahnya:
- Minta supplier mencantumkan alamat gudang marketplace sebagai tujuan pengiriman.
- Gunakan kode booking atau label inbound yang dikeluarkan oleh marketplace Anda.
- Koordinasikan dengan jasa forwarder agar dokumen pengiriman sesuai format marketplace.
- Pastikan barang diberi label SKU dan barcode yang sesuai dengan sistem marketplace.
Jika semua tahap ini benar, barang impor Anda bisa langsung diterima oleh sistem gudang marketplace tanpa kendala.
Perhatikan Regulasi dan Dokumen Impor
Salah satu faktor penting dalam pengiriman adalah kelengkapan dokumen. Berikut berkas yang biasanya dibutuhkan:
- Invoice dan Packing List dari supplier.
- Nomor HS Code (kode klasifikasi barang internasional).
- Surat izin impor untuk produk tertentu seperti kosmetik atau elektronik.
- Nomor NPWP atau identitas penerima di Indonesia.
Tanpa dokumen lengkap, barang Anda bisa tertahan di Bea Cukai. Karena itu, pastikan forwarder Anda membantu menyiapkan semua dokumen dengan benar.
Tips Hemat Biaya Saat Kirim Barang ke Marketplace
Selain aspek legal, efisiensi biaya juga perlu diperhatikan agar margin tetap sehat. Berikut beberapa tips:
- Konsolidasi Pengiriman: Gabungkan beberapa barang dari supplier berbeda dalam satu paket besar.
- Pilih rute pengiriman ekonomis: Gunakan jalur laut untuk barang volume besar dengan jadwal rutin.
- Gunakan layanan all-in: Forwarder seperti RTS menyediakan ongkos kirim yang sudah termasuk pajak dan bea cukai.
- Perhatikan ukuran dan berat: Optimalkan kemasan agar tidak kena biaya volumetrik berlebih.
Dengan strategi ini, biaya logistik bisa ditekan tanpa mengurangi kecepatan pengiriman.
Integrasi Stok dan Otomasi Pengiriman
Setelah barang sampai di gudang marketplace, pastikan sistem stok Anda otomatis terhubung dengan marketplace. Beberapa langkah yang bisa dilakukan:
- Gunakan software integrator seperti Ginee atau Sirclo untuk sinkronisasi stok.
- Gunakan fitur FBS (Fulfillment by Shopee) atau FBL (Fulfillment by Lazada) agar marketplace mengelola pengiriman ke pelanggan.
- Perbarui data SKU dan deskripsi agar tidak terjadi kesalahan stok ganda.
Dengan integrasi otomatis, Anda bisa fokus ke pemasaran tanpa harus mengurus pengiriman manual setiap hari.
Tabel Ringkasan Proses Kirim Barang Impor ke Marketplace
| Tahap | Pelaku | Aktivitas | Hasil |
|---|---|---|---|
| 1. Pemesanan Barang | Importir / UMKM | Pesan barang dari supplier luar negeri. | Barang siap dikirim. |
| 2. Pengiriman Internasional | Forwarder | Proses door-to-door dari supplier ke Indonesia. | Barang sampai di pelabuhan atau bandara. |
| 3. Pengurusan Bea Cukai | Forwarder / Agen Impor | Urus dokumen dan clearance bea cukai. | Barang legal masuk Indonesia. |
| 4. Pengantaran ke Gudang Marketplace | Logistik Domestik | Kirim barang ke alamat gudang marketplace. | Barang diterima sistem marketplace. |
FAQ Seputar kirim barang impor ke marketplace
Apakah bisa kirim langsung dari China ke gudang Shopee?
Bisa, selama Anda menggunakan jasa forwarder yang menyediakan layanan door-to-door dan punya pengalaman kirim ke gudang marketplace.
Berapa lama proses kirim barang impor ke marketplace?
Umumnya 10–25 hari tergantung moda transportasi (udara atau laut) dan waktu clearance Bea Cukai.
Apakah butuh izin impor untuk kirim ke marketplace?
Tergantung jenis barang. Barang umum tidak memerlukan izin khusus, tapi produk elektronik atau kosmetik perlu izin tambahan.
Bisakah RTS bantu kirim barang langsung ke marketplace?
Ya, RTS menyediakan layanan door-to-door dari supplier China ke gudang Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop tanpa ribet.
Kesimpulan
Kirim barang impor ke marketplace kini semakin mudah dengan sistem pengiriman modern dan jasa forwarder profesional. Dengan strategi yang tepat, Anda bisa mempercepat alur bisnis, menghemat biaya, dan meningkatkan kepercayaan pembeli di platform marketplace besar.
