- RTS Ekspedisi
- Nov 2, 2025
- EDUKASI
Bagaimana Cara Impor Barang Custom (OEM/ODM) dari China – Bagi pelaku bisnis yang ingin punya produk unik dan berbeda dari pesaing, impor barang custom dari China adalah strategi cerdas. Melalui sistem OEM dan ODM, Anda bisa memesan produk dengan desain, merek, bahkan kemasan sesuai keinginan sendiri.

Apa Itu Barang Custom (OEM dan ODM)?
Sebelum mulai impor, penting memahami dua istilah utama dalam dunia manufaktur China:
- OEM (Original Equipment Manufacturer) – Anda memesan produk berdasarkan desain atau spesifikasi Anda sendiri, tapi diproduksi oleh pabrik lain.
- ODM (Original Design Manufacturer) – Pabrik menyediakan desain yang sudah jadi, dan Anda hanya menambahkan merek (branding) Anda di atasnya.
Kedua model ini umum digunakan oleh brand besar maupun UMKM karena fleksibel dan hemat biaya dibanding membangun pabrik sendiri.
Keuntungan Impor Barang Custom dari China
China dikenal sebagai pusat manufaktur dunia. Dengan memanfaatkan sistem OEM/ODM, pelaku usaha Indonesia bisa mendapatkan banyak keuntungan, seperti:
- Biaya produksi rendah dengan kualitas kompetitif.
- Desain produk eksklusif yang tidak dimiliki kompetitor lain.
- Kemampuan branding lebih kuat karena menggunakan logo atau kemasan sendiri.
- Dukungan produksi massal cepat untuk memenuhi permintaan pasar.
Dengan strategi ini, bisnis Anda bisa berkembang dari reseller menjadi pemilik brand penuh.
Langkah-Langkah Impor Barang Custom dari China
Berikut tahapan umum dalam proses impor barang custom dari China:
- 1. Riset Produk & Pabrik – Cari pabrik yang bisa memproduksi sesuai ide Anda melalui platform seperti Alibaba, Made-in-China, atau 1688.
- 2. Negosiasi Desain – Kirimkan spesifikasi produk, contoh desain, dan kemasan yang diinginkan.
- 3. Produksi Sampel – Mintalah sampel produk (sample order) sebelum produksi massal.
- 4. Produksi Massal – Setelah sampel disetujui, lanjutkan ke produksi dalam jumlah besar.
- 5. Pengiriman & Bea Cukai – Gunakan jasa forwarder profesional agar proses impor lancar dan legal.
Proses ini biasanya memakan waktu 3–6 minggu tergantung jenis produk dan kompleksitas desain.
Tips Memilih Supplier OEM/ODM yang Tepat
Supplier adalah faktor paling krusial dalam bisnis impor barang custom. Pastikan Anda memilih pabrik yang:
- Sudah berpengalaman dalam produksi OEM/ODM.
- Memiliki fasilitas produksi lengkap dan sertifikasi (ISO, CE, RoHS, dll).
- Memberikan contoh desain gratis atau dengan biaya rendah.
- Memiliki tim komunikasi yang responsif dan bisa berbahasa Inggris.
Jangan hanya tergiur harga murah. Pilih supplier yang transparan dan terbuka soal proses produksi.
Estimasi Biaya Impor Barang Custom
Biaya impor bergantung pada jenis produk, jumlah pesanan, dan pengiriman. Berikut perkiraan umum:
- Biaya produksi per unit: tergantung kompleksitas desain (mulai dari USD 1–10 per item).
- Biaya mold / cetakan: USD 50–300 untuk desain baru.
- Pengiriman ke Indonesia: dihitung per kg (via laut atau udara).
- Pajak & bea cukai: rata-rata 10–25% dari nilai barang.
Gunakan jasa forwarder door-to-door agar semua biaya sudah termasuk dan tidak ada kejutan tambahan.
Legalitas dan Hak Merek
Jika Anda membuat produk custom dengan merek sendiri, jangan lupa melindungi hak kekayaan intelektualnya. Beberapa langkah penting:
- Daftarkan merek di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
- Pastikan tidak meniru desain/merek yang sudah terdaftar.
- Gunakan kontrak tertulis dengan pabrik untuk melindungi desain Anda dari plagiarisme.
Dengan perlindungan merek, Anda tidak hanya aman secara hukum tapi juga membangun kepercayaan konsumen.
Tabel Ringkasan Proses Impor Barang Custom dari China
| Tahap | Pelaku | Aktivitas | Hasil |
|---|---|---|---|
| 1. Riset Produk | Importir | Menentukan jenis barang & spesifikasi custom. | Konsep produk siap dikirim ke supplier. |
| 2. Negosiasi & Sampel | Importir & Pabrik | Diskusi desain, buat sampel, revisi jika perlu. | Produk final disetujui. |
| 3. Produksi Massal | Pabrik | Proses produksi dalam jumlah besar. | Barang siap dikirim. |
| 4. Pengiriman | Forwarder | Kirim barang ke Indonesia via laut/udara. | Barang tiba di gudang lokal. |
FAQ Seputar impor barang custom dari China
Apa itu OEM dan ODM dalam impor barang?
OEM artinya Anda membuat produk dengan desain sendiri, sedangkan ODM adalah produk siap pakai dari pabrik yang diberi merek Anda sendiri.
Berapa lama proses impor barang custom dari China?
Rata-rata 3–6 minggu tergantung kompleksitas produk dan proses produksi.
Apakah bisa pesan barang custom tanpa jumlah besar?
Bisa, beberapa pabrik menerima MOQ kecil (minimal order quantity) mulai dari 100–200 pcs.
Bagaimana cara kirim barang custom ke Indonesia?
Gunakan jasa forwarder door-to-door seperti RTS yang mengurus bea cukai, pajak, dan pengiriman langsung ke gudang Anda.
Kesimpulan
Impor barang custom dari China lewat sistem OEM/ODM membuka peluang besar bagi UMKM untuk membangun brand sendiri dengan biaya efisien. Dengan supplier terpercaya, perjanjian yang jelas, dan pengiriman aman, bisnis Anda bisa naik level dari reseller menjadi pemilik produk eksklusif.
