- RTS Ekspedisi
- Nov 18, 2025
- EDUKASI
Perbandingan Pengiriman via Hong Kong vs Mainland China – Menentukan jalur terbaik untuk impor sangat penting bagi UMKM. Pengiriman via Hong Kong vs Mainland China memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing dalam hal biaya, kecepatan, dan kelancaran bea cukai.

Mengapa Jalur Pengiriman Menentukan Keberhasilan Impor
Bagi pelaku UMKM yang melakukan impor barang dari China, pemilihan jalur pengiriman sangat memengaruhi total waktu, biaya, dan risiko. Dua rute populer adalah melalui Mainland China dan Hong Kong. Meski sama-sama berdekatan secara geografis, keduanya memiliki sistem logistik dan bea cukai yang berbeda.
- Hong Kong dikenal lebih fleksibel dan cepat.
- Mainland China lebih murah dan langsung dari pabrik asal.
Pemahaman yang tepat akan membantu Anda memilih jalur paling efisien sesuai jenis produk dan tujuan bisnis.
Keunggulan Pengiriman via Hong Kong
Hong Kong menjadi salah satu hub logistik terbesar di Asia dengan sistem kepabeanan yang modern dan terbuka. Inilah beberapa alasan mengapa banyak importir memilih jalur Hong Kong:
- Proses bea cukai cepat karena Hong Kong memiliki sistem pemeriksaan yang efisien dan minim hambatan.
- Bebas pajak ekspor untuk sebagian besar barang, sehingga biaya lebih ringan.
- Cocok untuk barang sensitif seperti elektronik, kosmetik, atau produk merek tertentu.
- Jalur udara dan laut lebih variatif dengan koneksi internasional yang kuat.
Namun, biaya logistik via Hong Kong biasanya sedikit lebih tinggi dibandingkan jalur langsung dari Mainland China.
Keunggulan Pengiriman via Mainland China
Pengiriman langsung dari Mainland China lebih umum digunakan oleh importir yang memesan dalam jumlah besar atau dari pabrik manufaktur. Berikut beberapa keunggulannya:
- Biaya pengiriman lebih murah karena tidak perlu transit ke negara lain.
- Akses langsung ke pabrik di wilayah populer seperti Shenzhen, Guangzhou, atau Yiwu.
- Cocok untuk pengiriman volume besar seperti furnitur, fashion, atau barang rumah tangga.
- Dukungan layanan door-to-door dari forwarder yang berpengalaman seperti RTS.
Namun, waktu proses bea cukai bisa sedikit lebih lama dibandingkan Hong Kong, tergantung kategori produk dan dokumen pendukung.
Perbedaan Utama Hong Kong vs Mainland China
Berikut perbandingan praktis antara kedua rute pengiriman:
- Hong Kong: lebih cepat, cocok untuk produk kecil bernilai tinggi.
- Mainland China: lebih ekonomis, cocok untuk barang berat dan besar.
- Hong Kong: minim risiko pemeriksaan mendalam.
- Mainland China: memiliki regulasi impor lebih ketat.
Menentukan jalur terbaik tergantung pada prioritas bisnis Anda — apakah kecepatan atau efisiensi biaya.
Kapan Sebaiknya Gunakan Jalur Hong Kong
Pengiriman via Hong Kong ideal untuk situasi berikut:
- Barang bernilai tinggi seperti gadget, jam tangan, atau kosmetik impor.
- Pesanan retail dalam jumlah kecil (1–5 karton).
- Ketika ingin menghindari keterlambatan di pelabuhan China.
- Jika supplier tidak memiliki izin ekspor dari Mainland.
Hong Kong juga menjadi pilihan utama bagi importir yang ingin mempercepat peluncuran produk di marketplace.
Kapan Sebaiknya Gunakan Jalur Mainland China
Sementara jalur langsung dari Mainland China cocok untuk:
- Barang besar dan berat seperti furnitur, tekstil, dan alat rumah tangga.
- Impor dengan volume besar dari pabrik.
- Supplier sudah memiliki izin ekspor resmi (Export License).
- Anda ingin menghemat biaya per kilogram.
Dengan dukungan layanan door-to-door RTS, barang Anda tetap bisa dikirim dengan mudah meskipun proses bea cukai sedikit lebih panjang.
Tabel Perbandingan Hong Kong vs Mainland China
| Aspek | Hong Kong | Mainland China |
|---|---|---|
| Kecepatan Pengiriman | Cepat (2–5 hari) | Normal (5–10 hari) |
| Biaya Logistik | Lebih tinggi | Lebih murah |
| Proses Bea Cukai | Lebih fleksibel | Lebih ketat |
| Kesesuaian Produk | Barang kecil, elektronik, kosmetik | Barang besar, grosir, pabrikan |
| Risiko Pemeriksaan | Rendah | Sedang hingga tinggi |
Tips Memilih Jalur Pengiriman yang Tepat
Agar tidak salah pilih, berikut beberapa tips untuk menentukan jalur pengiriman:
- Tentukan prioritas: kecepatan atau biaya.
- Cek legalitas supplier dan izin ekspor mereka.
- Gunakan jasa forwarder berpengalaman seperti RTS untuk analisis jalur terbaik.
- Pertimbangkan jenis produk dan tujuan pengiriman (B2B atau retail).
Jika ragu, Anda bisa berkonsultasi langsung dengan tim RTS yang memahami sistem logistik kedua wilayah.
Tabel Ringkasan Proses
| Tahap | Pelaku | Aktivitas | Hasil |
|---|---|---|---|
| 1. Analisis Produk | Importir | Menentukan nilai dan jenis barang | Pemilihan rute awal |
| 2. Konsultasi Jalur | Forwarder | Merekomendasikan opsi Hong Kong atau Mainland | Estimasi biaya & waktu |
| 3. Proses Pengiriman | Forwarder | Mengatur pengiriman dan bea cukai | Barang dikirim aman |
| 4. Pengiriman ke Gudang | RTS / Importir | Distribusi ke lokasi tujuan | Barang tiba tepat waktu |
FAQ Seputar pengiriman via Hong Kong vs Mainland China
Mana yang lebih cepat: pengiriman via Hong Kong atau Mainland China?
Hong Kong lebih cepat karena bea cukainya lebih fleksibel dan efisien.
Apakah biaya pengiriman via Hong Kong selalu lebih mahal?
Ya, umumnya sedikit lebih mahal karena efisiensi waktu dan fleksibilitas yang lebih tinggi.
Bisakah RTS bantu memilih jalur terbaik?
Ya, tim RTS bisa bantu analisa dan hitung estimasi biaya agar Anda dapat rute paling optimal.
Apakah barang dari Mainland China bisa dikirim lewat Hong Kong?
Bisa, banyak supplier Mainland mengirim barang ke Hong Kong sebelum diteruskan ke Indonesia.
Kesimpulan
Pemilihan antara pengiriman via Hong Kong vs Mainland China tergantung pada prioritas bisnis Anda. Hong Kong menawarkan kecepatan dan fleksibilitas, sementara Mainland lebih hemat dan cocok untuk volume besar. Dengan bantuan RTS, Anda dapat menentukan jalur paling efisien dan aman untuk bisnis impor Anda.
