- RTS Ekspedisi
- Mar 16, 2026
- EDUKASI
Perhitungan Biaya Per CBM dan Per KG yang Wajib Dipahami – Memahami perhitungan biaya per CBM dan per KG adalah dasar penting bagi UMKM dan pebisnis impor agar tidak salah estimasi ongkir. Banyak importir pemula rugi bukan karena harga barang mahal, tetapi karena salah menghitung biaya pengiriman berdasarkan volume dan berat.

Apa Itu CBM dan KG dalam Pengiriman Barang?
Sebelum masuk ke perhitungan biaya per CBM dan per KG, Anda perlu memahami definisinya terlebih dahulu. CBM (Cubic Meter) adalah satuan volume barang, sedangkan KG adalah satuan berat aktual barang.
Dalam dunia logistik internasional, terutama impor dari China, ongkos kirim tidak selalu dihitung dari berat saja. Forwarder akan membandingkan antara berat aktual dan berat volume.
- CBM = panjang x lebar x tinggi (meter)
- KG aktual = berat timbangan fisik
- Yang dipakai adalah nilai terbesar
Mengapa Perhitungan Biaya Per CBM dan Per KG Sangat Penting?
Kesalahan dalam perhitungan biaya per CBM dan per KG bisa menyebabkan selisih ongkir yang cukup besar. Ini sering terjadi pada UMKM yang hanya fokus ke harga produk dari supplier.
- Menentukan harga jual yang lebih akurat
- Menghindari kejutan biaya saat barang tiba
- Membantu memilih jalur laut atau udara
- Mengetahui efisiensi desain packing
Dengan perhitungan yang benar, Anda bisa mengontrol margin sejak awal.
Cara Menghitung CBM Barang Impor
Perhitungan CBM cukup sederhana, tetapi sering keliru karena salah satuan. Semua ukuran harus dalam meter.
- Rumus: Panjang x Lebar x Tinggi (meter)
- Contoh: 0,5 m x 0,4 m x 0,6 m = 0,12 CBM
- Jika ada 10 karton: 0,12 x 10 = 1,2 CBM
Inilah angka yang akan digunakan dalam perhitungan biaya per CBM dan per KG oleh forwarder.
Cara Menghitung Berat Volume (Volumetric Weight)
Selain CBM, forwarder juga menghitung berat volume untuk membandingkan dengan berat aktual.
- Rumus umum: CBM x 1.000 = KG volume
- Contoh: 1,2 CBM x 1.000 = 1.200 KG volume
- Dibandingkan dengan berat aktual
Jika berat volume lebih besar dari berat aktual, maka biaya akan mengikuti berat volume.
Perhitungan Biaya Per CBM dan Per KG pada Pengiriman Laut
Pada jalur laut (LCL), biaya biasanya dihitung per CBM. Namun, berat tetap diperhitungkan sebagai pembanding.
- Tarif ditentukan per 1 CBM
- Minimum charge biasanya 1 CBM
- Barang berat kecil volume bisa terkena penyesuaian
Inilah alasan mengapa perhitungan biaya per CBM dan per KG wajib dicek sebelum produksi.
Perhitungan Biaya Per CBM dan Per KG pada Pengiriman Udara
Untuk pengiriman udara, berat volume hampir selalu menjadi acuan utama.
- Rumus udara: (P x L x T cm) / 6.000
- Berat terbesar yang dipakai sebagai dasar tarif
- Cocok untuk barang ringan bernilai tinggi
Jika barang Anda besar tetapi ringan, jalur udara bisa menjadi sangat mahal.
Tabel Ringkasan Proses
| Tahap | Pelaku | Aktivitas | Hasil |
|---|---|---|---|
| Pengukuran | Importir | Ukur dimensi & berat barang | Data CBM & KG |
| Perhitungan | Forwarder | Bandingkan CBM & berat | Tarif ongkir final |
FAQ Seputar perhitungan biaya per CBM dan per KG
Apakah ongkir selalu pakai CBM?
Tidak selalu, ongkir dihitung dari nilai terbesar antara CBM dan berat aktual.
Apakah 0,5 CBM bisa kena minimum 1 CBM?
Ya, banyak forwarder menerapkan minimum charge 1 CBM.
Bagaimana cara menekan biaya per CBM?
Optimalkan desain packing dan hindari ruang kosong berlebih.
Apakah forwarder bisa bantu simulasi ongkir?
Ya, forwarder profesional biasanya menyediakan simulasi sebelum kirim.
Kesimpulan
Perhitungan biaya per CBM dan per KG adalah fondasi penting dalam perencanaan impor. Dengan memahami cara hitung volume dan berat sejak awal, UMKM bisa menghindari kesalahan fatal dalam penentuan ongkir dan harga jual.
Jika setelah membaca Anda membutuhkan bantuan layanan profesional, kunjungi situs utama kami di RTS Ekspedisi. Dengan pengalaman menangani door to door dari gudang China hingga Indonesia, kami siap menjadi partner tepercaya untuk pengiriman Anda. Selamat belajar dan semoga blog ini menjadi rujukan utama Anda dalam dunia impor
