Mengatur Barang Pre-Order agar Tidak ChaosBanyak UMKM kewalahan menangani pre-order karena stok belum siap, timeline panjang, dan status barang sulit dipantau. Dengan teknik yang tepat, Anda bisa mengatur barang pre-order agar tidak chaos dan menjaga bisnis tetap rapi serta terpercaya.

mengatur barang pre-order agar tidak chaos

Kenapa Sistem Pre-Order Sering Berantakan?

Banyak UMKM membuka pre-order tanpa sistem yang jelas. Akibatnya:

  • Pelanggan menanyakan status pesanan terus-menerus.
  • Supplier molor produksi tanpa pemberitahuan.
  • Barang yang sudah datang hilang atau tercampur SKU lain.
  • Pengiriman terlambat karena tidak siap saat barang tiba.

Untuk mengatur barang pre-order agar tidak chaos, Anda membutuhkan kombinasi pencatatan, timeline, dan proses kerja yang rapi.

Buat Timeline Pre-Order yang Jelas dari Awal

Timeline adalah pondasi mengelola pre-order. Tanpa timeline, semua proses jadi tidak terukur.

  • Waktu produksi dari supplier (7–30 hari).
  • Waktu pengiriman dari China/luar negeri (7–21 hari).
  • Waktu penataan & QC di warehouse (1–3 hari).
  • Waktu pengiriman ke pembeli (1–5 hari).

Masukkan timeline ini dalam halaman produk pre-order agar pelanggan tidak kecewa.

Cek Kapasitas Supplier Sebelum Membuka PO

PO hanya aman jika supplier mampu memenuhi janji produksi. Untuk mengatur barang pre-order agar tidak chaos, lakukan pemeriksaan:

  • Berapa kapasitas produksi harian/mingguan?
  • Berapa MOQ dan berapa PO maksimal yang bisa ditangani?
  • Apakah supplier sering delay?
  • Apakah mereka memberi update rutin?

Pilih supplier yang terbukti stabil agar pre-order berjalan lancar.

Buat Sistem Nomor PO (Purchase Order) yang Konsisten

Semua pre-order harus dicatat menggunakan sistem numbering agar tidak tertukar. Gunakan format:

  • PO-2025-01-001 (Tahun–bulan–urutan)
  • PO-BRAND-TGL (Untuk importir multibrand)

Dengan sistem ini, Anda bisa mengatur barang pre-order agar tidak chaos karena semua dokumen mudah dilacak.

Beri Label “PO” di Warehouse agar Tidak Campur dengan Stok Ready

Kesalahan besar banyak UMKM adalah mencampur stok pre-order dengan stok ready. Solusinya:

  • Gunakan rak khusus “PO Inbound”.
  • Gunakan keranjang atau pallet berlabel PO.
  • Tandai status: belum datang, sudah datang, siap kirim.
  • Buat zona pemisah antara PO dan barang reguler.

Labeling ini sangat membantu mengatur barang pre-order agar tidak chaos.

Gunakan Spreadsheet Tracking untuk Pre-Order

Agar pre-order terpantau rapi, buat tabel tracking sederhana:

  • Nomor PO
  • Produk & SKU
  • Jumlah PO
  • Tanggal order ke supplier
  • Estimasi produksi
  • Status pengiriman
  • Status arrival di warehouse
  • Status pengiriman ke customer

Spreadsheet membantu Anda membaca kondisi real-time pre-order.

Tabel Ringkasan Proses Mengelola Pre-Order

Tahap Pelaku Aktivitas Hasil
Input PO Admin Catat semua pre-order Data rapi & mudah dilacak
Produksi Supplier Mengerjakan PO sesuai timeline Barang siap dikirim
Inbound Warehouse Label & pisahkan barang PO Tidak bercampur dengan ready stock
Fulfillment Tim Packing Persiapan kirim ke customer PO selesai dengan aman

FAQ Seputar mengatur barang pre-order agar tidak chaos

Bagaimana cara menghindari keterlambatan PO?

Pilih supplier yang stabil dan buat timeline produksi yang realistis.

Apakah stok PO harus dipisah?

Wajib, agar tidak tercampur dengan stok ready dan menghindari salah kirim.

Apakah perlu tracking spreadsheet?

Sangat diperlukan untuk memantau status tiap PO secara real-time.

Berapa lama ideal pre-order?

Umumnya 14–30 hari tergantung produk, produksi, dan pengiriman.

Kesimpulan

Mengatur barang pre-order agar tidak chaos membutuhkan sistem timeline, pencatatan PO, pemisahan stok, dan tracking yang konsisten. Dengan sistem yang rapi, Anda bisa menjaga kepercayaan pembeli sekaligus menghindari masalah operasional ketika volume pre-order meningkat.

Jika setelah membaca Anda membutuhkan bantuan layanan profesional, kunjungi situs utama kami di RTS Ekspedisi. Dengan pengalaman menangani door to door dari gudang China hingga Indonesia, kami siap menjadi partner tepercaya untuk pengiriman Anda. Selamat belajar dan semoga blog ini menjadi rujukan utama Anda dalam dunia impor


Butuh Bantuan Konsolidasi & Pengiriman Barang PO?

RTS siap bantu urus barang dari supplier sampai tiba ke warehouse Anda

RTS dapat bantu QC, konsolidasi multi-supplier, dan kirim barang PO langsung ke warehouse Anda. Klik WhatsApp untuk konsultasi gratis.