- RTS Ekspedisi
- Feb 23, 2026
- EDUKASI
Membuat Sistem Penamaan SKU untuk Produk Impor Multi-Varian – UMKM yang menjual banyak varian produk impor wajib memiliki sistem rapi. Panduan ini membantu Anda membuat sistem penamaan SKU untuk produk impor multi-varian agar pengelolaan stok jauh lebih mudah dan teratur.

Mengapa SKU Penting untuk Produk Impor Multi-Varian?
Sistem SKU adalah identitas unik untuk setiap produk. Tanpa SKU, pengelolaan stok akan berantakan, terutama jika Anda menjual produk dengan banyak ukuran, warna, atau model.
- Mencegah kesalahan picking & packing.
- Memudahkan tracking stok di marketplace.
- Mempercepat proses restock dari supplier.
Dengan membuat sistem penamaan SKU untuk produk impor multi-varian, UMKM dapat meningkatkan efisiensi operasional.
Komponen yang Harus Ada Dalam SKU
Agar SKU mudah dipahami dan konsisten, pastikan menggabungkan beberapa elemen berikut:
- Kategori produk: contoh: FA untuk Fashion, HM untuk Home.
- Model atau seri: contoh: M001, A12, S09.
- Varian: warna, ukuran, atau material.
- Kode supplier: opsional tetapi membantu untuk tracking impor.
Contoh Format SKU untuk Multi-Varian
Berikut contoh penerapan SKU yang jelas dan mudah diikuti:
- FA-M001-BLK-M → Fashion, Model 001, Warna Hitam, Size M
- HM-A12-WHT-L → Home, Model A12, Warna Putih, Size L
- BT-S09-RED-SUP2 → Beauty, Seri 09, Warna Merah, Supplier 2
Cara Membuat Struktur SKU yang Konsisten
SKU harus konsisten agar bisa digunakan jangka panjang. Pastikan Anda:
- Menetapkan aturan SKU dan mendokumentasikannya.
- Menghindari penggunaan huruf/angka acak.
- Menggunakan format tetap untuk semua kategori produk.
Integrasi SKU dengan Sistem Gudang & Marketplace
SKU tidak hanya berlaku di gudang Anda, tetapi juga memengaruhi sinkronisasi stok di marketplace.
- Pastikan SKU sama antara gudang, Shopee, Tokopedia, dan website.
- Gunakan barcode/QR untuk mempercepat scanning.
- Update stok otomatis menggunakan software inventori.
Kesalahan Umum Saat Membuat SKU dan Cara Menghindarinya
Ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan UMKM:
- SKU terlalu panjang (lebih dari 20 karakter).
- Menggunakan nama produk yang mudah berubah.
- Tidak mencatat SKU sehingga sulit diulang konsisten.
Tabel Ringkasan Proses
| Tahap | Pelaku | Aktivitas | Hasil |
|---|---|---|---|
| Menyusun format SKU | Importir | Menentukan struktur & aturan penamaan | Format SKU yang konsisten |
| Implementasi SKU | Gudang | Menempelkan label & barcode pada produk | Proses picking/packing lebih cepat |
FAQ Seputar membuat sistem penamaan SKU untuk produk impor multi-varian
Apakah SKU harus unik untuk setiap varian?
Ya, setiap varian wajib memiliki SKU berbeda agar stok mudah dilacak.
Apakah SKU boleh diganti?
Boleh, tetapi disarankan tetap konsisten untuk menghindari kekacauan data.
Apakah SKU harus sama di semua marketplace?
Idealnya ya, agar sinkronisasi stok lebih mudah.
Berapa panjang SKU yang ideal?
8–16 karakter sudah cukup jelas dan tidak terlalu panjang.
Kesimpulan
Membuat sistem penamaan SKU untuk produk impor multi-varian adalah langkah penting agar UMKM dapat mengontrol stok secara efisien, mengurangi kesalahan operasional, dan mempercepat alur kerja. Dengan format yang konsisten, integrasi digital, dan dokumentasi yang baik, SKU bisa menjadi fondasi manajemen inventori yang kuat.
Jika setelah membaca Anda membutuhkan bantuan layanan profesional, kunjungi situs utama kami di RTS Ekspedisi. Dengan pengalaman menangani door to door dari gudang China hingga Indonesia, kami siap menjadi partner tepercaya untuk pengiriman Anda. Selamat belajar dan semoga blog ini menjadi rujukan utama Anda dalam dunia impor.
