- RTS Ekspedisi
- Dec 27, 2025
- EDUKASI
Checklist QC Barang Setelah Sampai di Indonesia – Melakukan checklist QC barang setelah sampai di Indonesia adalah langkah penting bagi importir untuk memastikan semua barang tiba dalam kondisi aman, lengkap, dan sesuai pesanan setelah melalui proses produksi dan perjalanan panjang dari luar negeri.

Mengapa Checklist QC Setelah Sampai di Indonesia Sangat Penting?
Meskipun QC sudah dilakukan di pabrik atau gudang luar negeri, barang tetap memiliki potensi rusak atau tertukar selama proses transit. Karena itu, checklist QC barang setelah sampai di Indonesia sangat penting untuk memastikan stok aman sebelum masuk ke warehouse.
- Risiko kerusakan akibat benturan selama shipping.
- Kelembaban kontainer yang memengaruhi material sensitif.
- Karton penyok atau rusak di bagian luar.
- SKU atau varian tertukar karena proses pindah-pindah.
- Jumlah tidak sesuai dengan packing list.
Dengan menjalankan checklist QC barang setelah sampai di Indonesia secara konsisten, importir dapat mencegah kerugian dan menjaga kepercayaan pelanggan.
Persiapan QC Saat Barang Tiba
Persiapan yang baik memastikan QC berjalan mulus. Inilah dasar dari checklist QC barang setelah sampai di Indonesia yang harus dipenuhi:
- Area inbound khusus yang bersih dan tertata.
- Peralatan QC: cutter, weight scale, barcode scanner, laptop/tablet.
- Dokumen wajib: PO, invoice, packing list, dan QC standard.
- Form checklist QC yang siap dipakai.
Tahap persiapan ini menjadi pondasi utama dalam checklist QC barang setelah sampai di Indonesia karena menentukan kelancaran proses inspeksi.
Periksa Kondisi Kemasan Luar
Sebelum membuka karton, cek kondisi luarnya terlebih dahulu. Banyak kerusakan produk dapat dideteksi dari kondisi kemasan luar.
- Karton penyok, sobek, atau basah.
- Segel rusak atau terbuka.
- Label pengiriman hilang atau tidak lengkap.
- Pallet miring atau penyusunan tidak stabil.
Jika ada kerusakan mencurigakan, catat dan foto sebagai bukti untuk klaim.
Cocokkan Jumlah Barang dengan Packing List
Langkah krusial dalam checklist QC barang setelah sampai di Indonesia adalah mencocokkan jumlah barang aktual dengan packing list dari supplier.
- Hitung jumlah karton untuk tiap SKU.
- Gunakan scanner untuk memastikan SKU benar.
- Cocokkan jumlah actual vs packing list.
- Catat jika ada selisih atau missing.
Tahap ini adalah inti dari checklist QC barang setelah sampai di Indonesia untuk memastikan kesesuaian stok.
Buka Sampling untuk Cek Kualitas Fisik
Sampling tidak perlu 100% dibuka, cukup 5–20% tergantung risiko produk. Namun proses ini wajib dilakukan untuk memastikan kualitas.
- Cek kondisi fisik: baret, pecah, penyok, warna pudar.
- Cek fungsi (untuk barang elektronik).
- Cek varian: apakah warna/ukuran sesuai order.
- Cek aksesoris: apakah semua kelengkapan ada.
Sampling QC adalah elemen penting dalam checklist QC barang setelah sampai di Indonesia karena membantu mengidentifikasi cacat sebelum barang masuk gudang.
Cek SKU, Labeling, dan Barcode
Labeling yang salah dapat menyebabkan masalah besar saat proses picking & packing. Pastikan semua SKU sudah sesuai.
- SKU harus terbaca dengan jelas.
- Barcode harus bisa discan tanpa error.
- Varian SKU harus sama dengan pesanan (warna/ukuran/model).
- Perbaiki label yang rusak atau tidak sesuai.
Pengecekan labeling membuat checklist QC barang setelah sampai di Indonesia lebih akurat dan siap masuk ke sistem.
Tabel Ringkasan Checklist QC Barang Setelah Sampai di Indonesia
| Tahap | Pelaku | Aktivitas | Hasil |
|---|---|---|---|
| Inbound | Warehouse | Pindahkan barang ke area QC | Barang siap diperiksa |
| Cek Kemasan | QC | Periksa kondisi karton & segel | Identifikasi kerusakan |
| Cek Jumlah | Warehouse | Hitung & scan SKU | Jumlah sesuai packing list |
| Sampling QC | QC | Buka & cek kualitas | Barang layak jual |
FAQ Seputar checklist QC barang setelah sampai di Indonesia
Apakah semua karton harus dibuka?
Tidak. Cukup sampling 5–20% tergantung risiko produk.
Apa saja yang wajib difoto saat QC?
Kondisi karton luar, SKU, isi produk, kelengkapan, dan cacat jika ada.
Apakah QC di Indonesia tetap wajib meski sudah QC di China?
Ya. Risiko kerusakan selama shipping tetap tinggi.
Bagaimana jika ada barang cacat?
Pisahkan, dokumentasikan, dan ajukan klaim ke supplier/forwarder.
Kesimpulan
Dengan menerapkan checklist QC barang setelah sampai di Indonesia secara menyeluruh—mulai dari pengecekan fisik, SKU, jumlah, hingga sampling—importir dapat memastikan barang tiba dalam kondisi aman dan layak jual. Sistem QC yang rapi membantu menghindari kerugian dan menjaga kepercayaan pelanggan.
Checklist ini wajib diterapkan setiap inbound agar operasional gudang berjalan stabil dan tanpa kejutan.
Jika setelah membaca Anda membutuhkan bantuan layanan profesional, kunjungi situs utama kami di RTS Ekspedisi. Dengan pengalaman menangani door to door dari gudang China hingga Indonesia, kami siap menjadi partner tepercaya untuk pengiriman Anda. Selamat belajar dan semoga blog ini menjadi rujukan utama Anda dalam dunia impor
