Perbedaan Penting EXW vs FOB untuk Importir Skala UMKMBanyak pemula bingung memilih antara EXW dan FOB. Memahami EXW vs FOB untuk importir skala UMKM sangat penting agar Anda tidak salah perhitungan biaya dan risiko saat impor.

EXW vs FOB untuk importir skala UMKM

Apa Itu EXW dan FOB dalam Impor?

EXW (Ex-Works) dan FOB (Free On Board) adalah dua Incoterm paling umum dipakai importir UMKM. Keduanya mengatur pembagian biaya dan tanggung jawab antara Anda dan supplier.

  • EXW: Anda menjemput barang dari gudang supplier.
  • FOB: Supplier mengirim barang sampai naik ke kapal (port of loading).

Memahami perbedaan EXW vs FOB membantu Anda menentukan opsi paling efisien.

Perbedaan Biaya EXW vs FOB untuk UMKM

Perbedaan utama ada pada biaya awal yang harus Anda tanggung. Inilah komponen yang berbeda:

  • EXW: biaya pickup lokal, handling, dan dokumen ekspor ditanggung importir.
  • FOB: biaya lokal China ditanggung supplier hingga barang naik kapal.

Banyak UMKM merasa FOB lebih mahal, padahal totalnya sering lebih murah karena biaya lokal China biasanya lebih efisien.

Perbedaan Risiko dalam EXW vs FOB

Risiko perpindahan tanggung jawab berbeda antara EXW dan FOB.

  • EXW: risiko mulai dari gudang supplier.
  • FOB: risiko berpindah saat barang sudah masuk kapal.

Karena itu, EXW membutuhkan kontrol logistik lebih besar dari pihak importir.

Kapan UMKM Sebaiknya Memilih EXW?

EXW cocok jika Anda memiliki kontrol penuh terhadap forwarder dan ingin mengoptimalkan biaya logistik.

  • Anda sudah punya forwarder terpercaya di China.
  • Supplier tidak berpengalaman mengurus ekspor.
  • Barang perlu QC atau repacking di gudang sebelum dikirim.

Kapan UMKM Sebaiknya Memilih FOB?

FOB lebih aman untuk pemula karena supplier menangani proses awal ekspor.

  • Supplier sudah berpengalaman ekspor.
  • Anda ingin meminimalkan risiko & pekerjaan logistik awal.
  • Anda ingin biaya lebih jelas dari awal.

FOB sering menjadi opsi paling praktis bagi importir kecil dan menengah.

Kesalahan Umum Saat Memilih EXW atau FOB

Banyak UMKM salah pilih Incoterm karena hanya melihat harga barang. Kesalahan umum:

  • Mengira EXW selalu lebih murah.
  • Tidak menghitung biaya pickup & dokumen lokal China.
  • Tidak meminta supplier kirim detail biaya FOB.

Tabel Ringkasan Perbandingan EXW vs FOB

Aspek EXW FOB
Biaya awal Lebih besar (pickup & handling) Lebih kecil (supplier urus biaya lokal)
Risiko Dari gudang supplier Dari atas kapal
Cocok untuk Importir berpengalaman Pemula & UMKM

FAQ Seputar EXW vs FOB untuk importir skala UMKM

Apakah EXW lebih murah dari FOB?

Belum tentu. Sering kali biaya lokal China untuk EXW lebih mahal jika ditanggung sendiri.

Apakah FOB lebih aman untuk pemula?

Ya, karena supplier mengurus handling awal dan risiko lebih kecil.

Bisakah EXW dan FOB digabung?

Bisa, jika sebagian biaya ditanggung supplier sesuai kesepakatan.

Apakah forwarder bisa membantu hitung total biaya EXW vs FOB?

Ya, forwarder biasanya memberikan simulasi lengkap agar importir tidak salah pilih.

Kesimpulan

Memahami EXW vs FOB untuk importir skala UMKM sangat penting sebelum melakukan pembelian dari China. Dengan mengetahui perbedaan biaya, risiko, dan kesiapan supplier, Anda dapat menentukan Incoterm paling cocok untuk bisnis Anda.

Jika setelah membaca Anda membutuhkan bantuan layanan profesional, kunjungi situs utama kami di RTS Ekspedisi. Dengan pengalaman menangani door to door dari gudang China hingga Indonesia, kami siap menjadi partner tepercaya untuk pengiriman Anda. Selamat belajar dan semoga blog ini menjadi rujukan utama Anda dalam dunia impor.


Masih bingung pilih EXW atau FOB?

RTS siap bantu hitungkan total biaya dan risiko untuk impor skala UMKM.

Kami bantu analisis keuntungan dan kekurangan EXW serta FOB sesuai kebutuhan impor Anda. Klik untuk konsultasi gratis via WhatsApp.