- RTS Ekspedisi
- Jul 18, 2026
- TIPS
Kesalahan UMKM Saat Menggabungkan Beberapa Jenis Barang dalam Satu Pengiriman – Banyak pelaku usaha mencoba menggabungkan beberapa jenis barang dalam satu pengiriman untuk menghemat biaya impor dari China. Strategi ini memang sering digunakan dalam bisnis impor, terutama oleh UMKM yang ingin menekan ongkir. Namun jika tidak memahami aturan logistik dan kepabeanan, menggabungkan beberapa jenis barang dalam satu pengiriman justru bisa menimbulkan masalah seperti biaya tambahan, risiko kerusakan, hingga penahanan barang di bea cukai.

Kenapa UMKM Sering Menggabungkan Beberapa Jenis Barang dalam Satu Pengiriman
Bagi pelaku bisnis kecil dan menengah, menggabungkan beberapa jenis barang dalam satu pengiriman adalah cara populer untuk menghemat biaya logistik. Dengan sistem konsolidasi, banyak produk dapat dikirim sekaligus tanpa harus membayar ongkir untuk setiap paket terpisah.
Namun praktik menggabungkan beberapa jenis barang dalam satu pengiriman harus dilakukan dengan perencanaan yang baik agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
- Menghemat biaya pengiriman.
- Mengurangi jumlah pengiriman terpisah.
- Mengoptimalkan ruang dalam kontainer.
- Menggabungkan pesanan dari beberapa supplier.
Meski terlihat sederhana, ada banyak faktor teknis yang harus diperhatikan ketika menggabungkan berbagai jenis produk dalam satu pengiriman impor.
Kesalahan Pertama: Tidak Memperhatikan Kategori Barang
Salah satu kesalahan paling umum saat menggabungkan beberapa jenis barang dalam satu pengiriman adalah tidak memperhatikan kategori produk.
Dalam dunia impor, setiap jenis barang memiliki aturan yang berbeda, termasuk dalam hal dokumen, pajak, dan izin.
- Barang elektronik memiliki aturan berbeda dengan barang rumah tangga.
- Produk tertentu membutuhkan izin khusus.
- Beberapa kategori tidak boleh digabung dalam satu pengiriman.
Jika kategori barang tidak diperhatikan dengan baik, proses clearance di bea cukai bisa menjadi lebih lama.
Kesalahan Kedua: Packing yang Tidak Sesuai
Ketika menggabungkan beberapa jenis barang dalam satu pengiriman, packing menjadi faktor yang sangat penting. Kesalahan packing dapat menyebabkan kerusakan barang selama perjalanan.
Contohnya, barang berat yang ditempatkan bersama barang rapuh tanpa perlindungan dapat menyebabkan kerusakan.
- Barang pecah belah harus dipisahkan.
- Barang berat harus ditempatkan di bagian bawah.
- Gunakan pelindung tambahan untuk barang sensitif.
Pengemasan yang baik akan menjaga kualitas barang hingga sampai ke gudang di Indonesia.
Kesalahan Ketiga: Tidak Menghitung Volume dengan Benar
Banyak UMKM yang fokus pada berat barang tetapi lupa bahwa logistik internasional juga menggunakan sistem volume.
Saat menggabungkan beberapa jenis barang dalam satu pengiriman, dimensi paket bisa menjadi lebih besar dari perkiraan.
- Ukuran karton menjadi lebih besar.
- Volume pengiriman meningkat.
- Biaya logistik ikut naik.
Karena itu, penting untuk menghitung CBM atau volumetric weight sebelum melakukan pengiriman.
Kesalahan Keempat: Tidak Menggunakan Gudang Konsolidasi
Salah satu cara terbaik untuk menghindari masalah saat menggabungkan beberapa jenis barang dalam satu pengiriman adalah menggunakan gudang konsolidasi.
Gudang konsolidasi membantu mengatur barang dari berbagai supplier sebelum dikirim ke Indonesia.
- Barang dikumpulkan di satu lokasi.
- Proses repacking dilakukan agar lebih efisien.
- Volume dapat dioptimalkan.
Dengan sistem ini, pengiriman menjadi lebih terstruktur dan biaya logistik dapat ditekan.
Kesalahan Kelima: Tidak Berkonsultasi dengan Forwarder
Banyak pelaku UMKM mencoba melakukan menggabungkan beberapa jenis barang dalam satu pengiriman tanpa berkonsultasi dengan pihak forwarder.
Padahal forwarder memiliki pengalaman dalam mengatur berbagai jenis barang dalam satu pengiriman.
- Membantu menentukan metode pengiriman.
- Mengatur dokumen impor.
- Memastikan barang sesuai aturan kepabeanan.
Dengan bantuan forwarder yang tepat, proses impor dapat berjalan lebih lancar dan minim risiko.
Tabel Ringkasan Proses
| Tahap | Pelaku | Aktivitas | Hasil |
|---|---|---|---|
| Pembelian Barang | Importir | Memesan berbagai jenis produk dari supplier | Produk siap dikirim |
| Konsolidasi | Gudang Forwarder | Menggabungkan beberapa jenis barang dalam satu pengiriman | Pengiriman lebih efisien |
| Pengemasan | Gudang | Repacking agar lebih aman | Barang siap ekspor |
| Pengiriman | Forwarder | Mengirim barang ke Indonesia | Barang sampai tujuan |
FAQ Seputar menggabungkan beberapa jenis barang dalam satu pengiriman
Apakah aman menggabungkan beberapa jenis barang dalam satu pengiriman?
Aman jika kategori barang, packing, dan dokumen impor dikelola dengan benar oleh forwarder yang berpengalaman.
Apakah semua barang bisa digabung dalam satu pengiriman?
Tidak semua. Beberapa kategori barang memiliki aturan khusus dan sebaiknya tidak digabung.
Kenapa perlu gudang konsolidasi?
Gudang konsolidasi membantu menggabungkan barang dari beberapa supplier agar pengiriman lebih efisien dan rapi.
Apakah menggabungkan barang selalu lebih murah?
Tidak selalu. Jika volume terlalu besar atau packing tidak efisien, biaya justru bisa meningkat.
Kesimpulan
Strategi menggabungkan beberapa jenis barang dalam satu pengiriman memang dapat membantu UMKM menghemat biaya impor. Namun tanpa perencanaan yang tepat, strategi ini juga dapat menimbulkan berbagai risiko seperti kerusakan barang, biaya logistik yang membengkak, hingga masalah di bea cukai.
Dengan memahami kategori barang, sistem packing yang tepat, perhitungan volume, serta menggunakan layanan konsolidasi dari forwarder terpercaya, proses impor dapat berjalan lebih aman dan efisien.
Jika setelah membaca Anda membutuhkan bantuan layanan profesional, kunjungi situs utama kami di RTS Ekspedisi. Dengan pengalaman menangani door to door dari gudang China hingga Indonesia, kami siap menjadi partner tepercaya untuk pengiriman Anda. Selamat belajar dan semoga blog ini menjadi rujukan utama Anda dalam dunia impor
