- RTS Ekspedisi
- Jul 2, 2026
- EDUKASI
Kesalahan Pebisnis Pemula Saat Pertama Kali Kirim Barang dari China – Mengetahui kesalahan pebisnis pemula saat pertama kali kirim barang dari China sangat penting agar Anda tidak mengalami kerugian, barang tertahan, atau biaya impor yang membengkak tanpa disadari.

Mengapa Banyak Pebisnis Pemula Gagal Saat Impor Pertama?
Banyak pebisnis pemula tergiur harga murah dari supplier China tanpa memahami proses impor secara menyeluruh. Akibatnya, pengiriman pertama justru menjadi pengalaman pahit yang menguras modal.
Kesalahan ini bukan karena produknya buruk, melainkan karena kurangnya pengetahuan tentang sistem pengiriman, perhitungan biaya, dan regulasi impor.
- Kurang riset sebelum kirim barang
- Terlalu fokus harga barang, bukan biaya total
- Tidak memahami alur impor China ke Indonesia
Tidak Menghitung Ongkir dan Biaya Impor Sejak Awal
Salah satu kesalahan pebisnis pemula saat pertama kali kirim barang dari China adalah hanya menghitung harga barang dari supplier, tanpa memperhitungkan ongkir dan biaya impor lainnya.
Padahal dalam praktiknya, ongkir bisa lebih mahal dari harga barang itu sendiri, terutama jika volumenya besar.
- Tidak menghitung berat volume
- Melupakan biaya bea masuk dan pajak
- Tidak simulasi total landed cost
Salah Memilih Metode Pengiriman dari China
Banyak pemula langsung memilih pengiriman termurah tanpa memahami risiko dan durasinya. Padahal setiap metode pengiriman memiliki karakteristik yang berbeda.
Kesalahan memilih jalur laut atau udara dapat menyebabkan barang datang terlalu lama atau biaya justru membengkak.
- Tidak menyesuaikan jenis barang
- Salah estimasi waktu pengiriman
- Tidak memahami sistem door to door
Tidak Mengecek Legalitas dan Jenis Barang
Kesalahan fatal lainnya adalah mengirim barang tanpa memastikan apakah produk tersebut legal untuk diimpor ke Indonesia.
Banyak barang dari China tergolong barang lartas (larangan dan pembatasan) yang membutuhkan dokumen khusus.
- Tidak cek HS Code
- Barang butuh izin tapi tetap dikirim
- Risiko barang tertahan atau dimusnahkan
Terlalu Percaya Supplier Tanpa Kontrol Barang
Pebisnis pemula sering menyerahkan semuanya ke supplier tanpa melakukan pengecekan kualitas dan jumlah barang sebelum dikirim.
Akibatnya, barang yang datang tidak sesuai pesanan, rusak, atau bahkan kurang jumlah.
- Tidak pakai jasa inspeksi
- Tidak minta foto atau video packing
- Tidak cek spesifikasi detail produk
Tidak Menggunakan Jasa Forwarder Berpengalaman
Salah satu kesalahan pebisnis pemula saat pertama kali kirim barang dari China adalah mencoba mengurus semuanya sendiri tanpa pengalaman.
Hal ini sering berujung pada kesalahan dokumen, biaya tak terduga, dan proses yang berlarut-larut.
- Dokumen impor tidak lengkap
- Salah jalur pengiriman
- Biaya muncul di akhir proses
Tabel Ringkasan Proses
| Kesalahan | Penyebab | Dampak | Solusi |
|---|---|---|---|
| Tidak hitung ongkir | Kurang pengetahuan | Rugi biaya | Simulasi biaya di awal |
| Salah jalur kirim | Ikut harga murah | Barang lama tiba | Konsultasi forwarder |
FAQ Seputar kesalahan pebisnis pemula saat pertama kali kirim barang dari China
Apakah impor dari China selalu mahal?
Tidak, jika dihitung dengan benar dan menggunakan jalur yang sesuai.
Apakah pemula bisa impor tanpa izin?
Tergantung jenis barang, sebagian perlu izin khusus.
Lebih baik udara atau laut untuk pemula?
Tergantung jenis barang, jumlah, dan target waktu.
Apakah bisa impor meski hanya 1 karton?
Bisa, dengan layanan impor door to door.
Kesimpulan
Memahami kesalahan pebisnis pemula saat pertama kali kirim barang dari China membantu Anda menghindari kerugian, mempercepat proses impor, dan membuat bisnis lebih siap untuk berkembang.
Jika setelah membaca Anda membutuhkan bantuan layanan profesional, kunjungi situs utama kami di RTS Ekspedisi. Dengan pengalaman menangani door to door dari gudang China hingga Indonesia, kami siap menjadi partner tepercaya untuk pengiriman Anda. Selamat belajar dan semoga blog ini menjadi rujukan utama Anda dalam dunia impor
