- RTS Ekspedisi
- Feb 28, 2026
- EDUKASI
Checklist Pengiriman Produk Elektronik dari China ke Indonesia – Panduan lengkap ini membahas checklist pengiriman produk elektronik dari China ke Indonesia agar UMKM dapat menghindari risiko packing rusak, dokumen kurang lengkap, hingga kendala bea cukai.

Memahami Risiko Pengiriman Produk Elektronik
Produk elektronik termasuk kategori barang yang sensitif terhadap guncangan, kelembaban, dan perubahan suhu. Tanpa persiapan yang tepat, risiko kerusakan di perjalanan sangat tinggi. Karena itu, memahami risiko menjadi langkah pertama dalam checklist pengiriman produk elektronik.
- Kerusakan komponen internal akibat getaran.
- Korsleting karena kelembaban selama perjalanan laut.
- Pengemasan pabrik yang tidak selalu aman untuk perjalanan internasional.
- Kesalahan deklarasi HS Code yang memicu penahanan barang.
Dengan mengetahui risiko tersebut, importir bisa menyiapkan langkah pencegahan sebelum barang dikirim dari China.
Persiapan Dokumen Penting Sebelum Pengiriman
Kesalahan dokumen adalah penyebab paling umum terjadinya delay di Bea Cukai. Maka dari itu, pengurusan dokumen menjadi bagian utama dalam checklist pengiriman produk elektronik.
- Invoice & Packing List – Harus sesuai detail barang, jumlah, dan nilai.
- HS Code – Pastikan klasifikasi benar, terutama untuk perangkat elektronik tertentu yang punya aturan khusus.
- Sertifikat – Contoh: SNI, SDPPI, atau dokumen kompatibilitas lainnya jika dibutuhkan.
- Foto & Video Barang – Bermanfaat untuk klaim dan verifikasi.
Dokumen yang lengkap dan akurat mempercepat proses clearance di Indonesia.
Pengecekan Kualitas & Fungsi Sebelum Barang Dikirim
Produk elektronik rawan cacat produksi. Karena itu, QC (quality check) wajib dilakukan sebelum pengiriman. Ini termasuk dalam checklist pengiriman produk elektronik yang tak boleh dilewatkan.
- Pastikan setiap unit berfungsi normal.
- Cek fisik: casing, layar, tombol, port konektor.
- Cek aksesoris: charger, kabel, baterai, manual.
- Minta supplier mengirimkan foto/video pengujian.
Bila memungkinkan, gunakan pihak ketiga untuk melakukan inspeksi langsung di gudang China.
Standar Packing Aman untuk Produk Elektronik
Packing merupakan bagian paling krusial dalam checklist pengiriman produk elektronik. Kerusakan barang biasanya terjadi karena packing kurang kuat.
- Gunakan bubble wrap tebal minimal 3 lapis.
- Tambahkan foam pelindung pada area sensitif seperti layar.
- Gunakan karton double-wall.
- Pastikan ada tanda fragile.
Untuk barang bernilai tinggi, pertimbangkan wooden crate agar lebih aman selama perjalanan laut.
Pemilihan Metode Pengiriman yang Tepat
Setiap jenis elektronik punya kebutuhan pengiriman yang berbeda. Karena itu, pemilihan metode menjadi bagian penting dari checklist pengiriman produk elektronik.
- Udara – Cocok untuk barang ringan dan bernilai tinggi.
- Laut LCL – Cocok untuk pengiriman kecil-menengah.
- Laut FCL – Cocok untuk volume besar.
- Door to Door – Praktis tanpa ribet urus bea cukai.
Pastikan forwarder memahami aturan elektronik, terutama perangkat dengan baterai lithium.
Tracking & Monitoring Barang Selama Perjalanan
Setelah pengiriman berjalan, importir wajib memantau update barang. Ini bagian akhir dari checklist pengiriman produk elektronik yang memastikan barang sampai dengan aman.
- Minta nomor resi atau bill of lading.
- Cek status mingguan (untuk laut).
- Pastikan supplier atau forwarder memberi laporan berkala.
- Verifikasi barang saat tiba di gudang Indonesia.
Dokumentasikan proses penerimaan agar lebih mudah jika terjadi komplain atau klaim asuransi.
Tabel Ringkasan Proses
| Tahap | Pelaku | Aktivitas | Hasil |
|---|---|---|---|
| QC Barang | Supplier / QC pihak ketiga | Pengecekan fungsi dan fisik | Barang siap packing |
| Dokumen | Supplier / Importir | Invoice, PL, HS Code | Dokumen lengkap untuk bea cukai |
FAQ Seputar checklist pengiriman produk elektronik
Apakah barang elektronik wajib SNI?
Tergantung jenis produk. Tidak semua wajib, tapi beberapa kategori tertentu memerlukan sertifikasi.
Bagaimana jika barang elektronik rusak saat perjalanan?
Gunakan dokumentasi lengkap dan ajukan klaim ke forwarder atau asuransi.
Apakah baterai lithium boleh dikirim lewat laut?
Boleh, tapi harus memenuhi aturan packing khusus IMDG.
Perlukah inspeksi pihak ketiga?
Sangat disarankan untuk barang elektronik bernilai tinggi atau volume besar.
Kesimpulan
Checklist pengiriman produk elektronik membantu importir UMKM mengurangi risiko, mempercepat proses, dan memastikan barang sampai dalam kondisi baik. Dengan persiapan dokumen, QC, packing, dan tracking yang tepat, proses impor menjadi lebih aman.
Jika setelah membaca Anda membutuhkan bantuan layanan profesional, kunjungi situs utama kami di RTS Ekspedisi. Dengan pengalaman menangani door to door dari gudang China hingga Indonesia, kami siap menjadi partner tepercaya untuk pengiriman Anda. Selamat belajar dan semoga blog ini menjadi rujukan utama Anda dalam dunia impor
